Hikmah

Hiasi Lisan dengan Berdzikir dan berucap serta berbuat baik

NASEHAT YANG INDAH PERLU DIRENUNGKAN

قال الحبيب علي بن حسن العطاس رحمه الله في كتابه ” العطية الهنية ” :
Janganlah engkau sibukkan dirimu dengan menjawab/menanggapi sesuatu yang tidak ada faedahnya dan berdebat, karena itu tidak akan menambah kebaikan kepada mereka kecuali menambah masalah yang panjang atas apa yang mereka ucapkan. mereka juga tidak akan mendengar terhadap tanggapan tentang dirimu walaupun engkau benar, mereka juga tidak akan gembira dengan munculnya kebenaran melalui lisanmu, akan tetapi dengarkan saja dia bicara dan diamlah .

Dan berhati-hatilah dalam menjawab kecuali dengan jawaban yang terbaik. *jika seandainya engkau ingin bertengkar, bermusuhan dan berdebat , maka ketahuilah bahwasannya itu yang mereka inginkan dari sikapmu dan karena sebab ini pula mereka akan menyerangmu* . Kalau sudah demikian panjanglah urusannya, terkikis sedikit demi sedikit agama dan wibawamu dan inilah yang diinginkan oleh syaiton.
Dikatakan oleh sebagian ulama : 9/10 keselamatan itu ketika engkau melupakan kesalahan dan melupakan aib orang lain.

# قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : حبك للشيء يعمي ويصم
Cintamu terhadap sesuatu membuat buta & tuli.
Kalau cinta kepada sesuatu janganlah berlebih2an kecuali cinta kepada NABI MUHAMMAD SAW, karena cinta akan membuat seseorang buta da tuli dari aibnya sendiri dan membuat buta dan tuli akan kebaikan orang lain sehingga dia mudah mencaci, shu’udzon dan menggunjing.

Alangkah baiknya kau hiasi lisanmu dengan berdzikir dari pada engkau mengotorinya dengan menjatuhkan , mencaci kelompok/golongan lain yang tidak sejalan denganmu.

والله أعلم

 

@KH Khoirul Anwar Fathoni

Majelis Alfath Cilegon Banten

To Top