DIANTARA KEUTAMAAN HARI ‘ASYURO’ (10 Muharram)

warkopmbahlalar.com

KEUTAMAAN HARI ‘ASYURO’ (10 Muharram)

Bulan Muharram adalah bulan yang mulia disisi Allah SWT, karena di dalamnya ada satu hari yang mana Allah SWT mengagungkan pahala bagi orang2 yang ta’at kepada Allah SWT di hari tersebut, hari itu adalah hari ‘Asyuro’ (tgl 10 Muharram)

Diantara kemuliaan hari ‘Asyuro’ itu adalah ketika Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun dan tentaranya, bahkan orang2 Yahudi terdahulu mempercayai tentang kemulian hari tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW :

” Diriwayatkan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata: Telah datang Rasulullah SAW ke Madinah, maka beliau menjumpai orang2 Yahudi sedang berpuasa pada hari ‘Asyuro’, dan beliau bertanya tentang hal tersebut, maka mereka menjawab: Hari ini adalah hari ketika Allah memberi kemenangan kepada Nabi Musa AS dan Bani Israil atas kaumnya Fir’aun, maka kami berpuasa karena mengagungkannya. Maka bersabda Rasul SAW: Kami (umat Islam) lebih berhak mengagungkan Musa daripada kalian, kemudian Rasul memerintahkan puasa pada hari tersebut (HR. Imam Bukhari)”

“Diriwayatkan juga dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma: Bahwa Rasul SAW berpuasa di hari ‘Asyuro’ dan beliau memerintahkannya, maka para sahabat berkata: Hal ini adalah sesuatu yang diagungkan oleh orang Yahudi dan Nasrani, maka Rasul SAW berkata: Jika nanti ditahun depan -insyaAllah- kita akan berpuasa hari yang kesembilan, maka ketika di tahun kemudian Rasul SAW tidak sempat puasa hari kesembilan sampai beliau wafat (HR. Imam Muslim)”

# DIANTARA AMALAN HARI .’ASYURO’

1. Sholat (selalu menjaga sholat lima waktu).
2. Puasa (lebih diutamakan tgl, 9 &10 Muharram).
3. Silaturrahmi.
4. Shodaqoh.
5. Mandi dimalam ‘Asyuro’.
6. Bercelak / sifat mata.
7. Ziarah atau mengunjungi orang2 alim.
8. Menjenguk orang sakit.
9. Mengusap kepala anak yatim dan menyantuninya.
10. Meluaskan rizki keluarga/ menyenangkan keluarga.
11. Memotong kuku
12. Membaca Surah Al-Ikhlas 1000 X.
13. Memberi buka puasa bagi orang2 yang berpuasa ‘Asyuro’.
14. Membaca do’a ‘Asyuro’:

حَسبُنَا اللّهُ وَنِعمَ الوَكِيلُ نِعمَ المَولَى وَنِعمَ النَّصِيرُ (X ٧٠)

“Hasbunallaahu wa ni’mal wakiilu ni’mal maula wa ni’man nashiir (70 X)”

بِسمِ اللّهِ الرَّحمنِ الرَّحِيمِ.
سُبحَانَ اللّهِ مِلءَ المِيزَانِ، وَمُنتَهَى العِلمِ، وَمَبلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ العَرشِ، لَا مَلجَاءَ وَلَا مَنجَا مِنَ اللّهِ إِلَّا إِلَيهِ، سُبحَانَ اللّهِ عَدَدَ الشَّفعِ وَالوَترِ، وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللّهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، نَسأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحمَتِكَ يَاأَرحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَلَا حَولَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا باللّه العَلِيِّ العَظِيمِ، وَهُوَ حَسبُنَا وَنِعمَ الوَكِيلُ نِعمَ المَولَى وَنِعمَ النَّصِيرُ. وَصَلَّى اللّهُ عَلَى سَيِّدِنَا وَنَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ خَيرِ خَلقِهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحبِهِ أَجمَعِينَ. (X ٧)

Bismillahir Rohmaanir Rohiim.
Subhaanallaahi mil-al miizaan, wa muntahal ‘ilmi, wa mablaghor ridhoo wa zinatal ‘arsyi, laa maljaa-a wa laa manjaa minallaahi illaa ilaihi, subhaanallaahi ‘adadas syaf’i wal watri, wa ‘adada kalimaatillaahit taammaati kullihaa, nas-alukas salaamata birohmatika yaa arhamar roohimiin, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adziim, wa huwa hasbunaa wa ni’mal wakiilu ni’mal maulaa wa ni’man nashiir. Wa shollaahu ‘alaa sayyidinaa wa nabiyyinaa Muhammadin khoiri kholqihi wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin.
Yg tsabit dgn dalil hadits adlh 3 hal :
1. Puasa
2. Menyantuni anak yatim
3. Menyenangkan keluarga
والله اعلم
@KHKAF

To Top