Hikmah

“Kalam Salaf ” Kisah Malaikat Maut-Seorang Ibu-Seorang Ulama Yang Bercahaya

من كﻻم السلف :

قال الله تعالى لملك الموت الم تبكى مره وانت تقبض روح بنى أدم؟ . فأجابه ضحكت مره وبكيت مره وفزعت مره !! فقال الله تعالى: وما الذى اضحكك ?? فقال : كنت استعد لاقبض رجل وجدته يقول لصانع احذيه اتقن صنع الحذاء ليكفى من اللبس سنة . فضحكت وقبضته قبل ان يلبسه . فقال له الله: وما ابكاك ?? فقال : بكيت عندما امرتنى ان اقبض روح امرأه وذهبت اليها وهى فى صحراء جرداء وكانت تضع مولودها . فانتظرت حتى وضعت طفلها فى الصحراء الجرداء وقبضتها وانا ابكى لصراخ طفلها وحيدا دون ان يدرى به احد . فقال له الله: وما الذى افزعك ?? فقال : فزعت عندما امرتنى ان اقبض روح رجل عالما من علمائك وجدت نور يخرج من غرفته كلما اقتربت من غرفته فج النور ليرجعنى وفزعت من نوره وانا اقبضه . فقال له الله: اتدرى من هو الرجل ? انه ذاك الطفل الذى قبضت امه وتركته فى الصحراء تكفلت به ولم اتركه لاحد .

“Kalam Salaf ”

Allah pernah bertanya kepada malaikat pencabut nyawa: “Wahai malaikat maut pernahkah engkau menangis sekali saja saat mencabut nyawa Bani Adam?..

Maka malaikat maut menjawab: “Bukan hanya menangis tetapi aku juga pernah tertawa dan merasa takut ”

Maka Allah Ta’ala kembali bertanya: ” Apa yang membuatmu tertawa ?”,

Malaikat menjawab: ” Pernah saat aku hendak mencabut nyawa seorang lelaki aku dapati dia berkata kepada tukang sepatunya menyakinkan agar membuatkan sepatu untuknya yang cukup di pakai selama setahun!!
karena itulah aku tertawa karena aku cabut nyawa nya sedangkan dia belum sempat memakai kedua sepatunya ”

Kemudian Allah Ta’ala bertanya dan apa yang membuatmu menangis?,

malaikat menjawab: ” Aku menangis karena ketika engkau perintahkan untuk mencabut nyawa seorang wanita maka aku menuju kepadanya yang sedang berada di tengah gurun padang pasir dan saat itu dia bersama anaknya
maka ku tunggu sampai dia meletakan bayinya di gurun tersebut! kemudian ku cabut nyawan wanita tersebut! karena itulah aku menangis di sebabkan bayinya sendiriaan di tinggal mati oleh ibundanya
Kemudian Allah Ta’ala bertanya kembali apa yang membuatmu takut?..

malaikat menjawab: “Aku merasa takut ketika engkau perintahkan untuk mencabut nyawa seorang ulama dari kekasihmu maka aku dapati cahaya yang keluar dari dalam kamarnya setiap aku mendekati kamarnya keluarlah sinar yg bersinar agar aku mundur dari kamarnya!
dan aku sangat takut dari cahayanya maka tetap ku cabut nyawanya!

Maka Allah Ta’ala berkata kepada malaikat maut:
Apakah engkau tahu siapakah ulama itu ?..
ketahuilah dia adalah anak dari seorang wanita yang dulu kau cabut nyawanya di gurun padang pasir!
akulah Allah Ta’ala yang menanggungnya dan menjaganya dan aku tak pernah meninggalkanya!

والله اعلم

To Top