BAJU RASULULLAH SAW UNTUK ORANG YANG MENJAGA AMANAT

(M.A.V~313)

Musa bin Uqbah meriwayatkan dari Urwah bin Zubair bahwsanya seorang budak Habasyah berkulit hitam dari penduduk Khaibar datang dengan kambing milik tuannya. Begitu melihat penduduk Khaibar membawa senjata, dia bertanya kepada mereka; apa yang hendak kalian lakukan? Mereka menjawab; kami hendak memerangi orang yang menyatakan diri sebagai nabi ini.

Budak tersebut teringat kepada Rasulullah SAW, maka dia segera bergegas dengan kambingnya hingga bertemu dengan Rasulullah SAW. Dia bertanya kepada beliau; kepada siapa kamu menyeru? Beliau menjawab, “Aku menyerumu kepada Islam dengan bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, dan aku adalah utusan Allah. Dan janganlah kamu menyembah selain Allah.” Budak berkata; lantas apa yang aku dapatkan bila aku telah mengucapkan kesaksian itu dan beriman kepada Allah? Rasulullah SAW bersabda, “Surga, jika kamu mati dalam keadaan itu.” Orang yang telah beriman ini berkata; wahai Rasulullah, kambing ini sebagai amanat padaku. Ketika itu dia menggembalakannya.

Di sinilah Rasulullah SAW memerintahkannya agar menunaikan amanatnya dan tidak mengatakan bahwa kambing itu sebagai harga rampasan perang yang menjadi hak kaum muslimin, dan beliau juga tidak menggabungkannya dalam harta Allah, karena amanat harus dijaga wujudnya tanpa membedakan antara musuh yang memerangi dan penguasa yang dibela.

Akan tetapi Rasul Al-Amin bersabda, “Keluarkan kambing-kambing itu dari pasukan kami dan lemparilah dengan kerikil(agar kembali pada pemiliknya) , sesungguhnya Allah akan menunaikan amanatmu darimu.” Dia pun melakukan perintah beliau dan kambing-kambing itu akhirnya kembali kepada pemiliknya. Orang Yahudi pemilik kambing itu pun mengetahui bahwa pembantunya telah masuk Islam.

Budak yang amanah itu akhirnya terbunuh sebagai syahid di Khaibar dan dibalut dalam kain milik Rasulullah SAW.
Begitu besar kedudukan orang yang amanat dimata Rasulullah SAW.
@KHKAF

To Top