Harga Setengah Kerajaan

Dikisahkan bahwa ada seorang mursyid bertanya pada sultan “Apakah kau pikir kerajaanmu itu layak? Jika kau pertimbangkan ini secara jujur, kau akan melihat kerajaanmu in sangatlah tidak layak.”

Sultan merasa terhina dan marah, kemudian mengusir sang mursyid. Saat beranjak pergi, mursyid berkata,”kau akan lihat betapa kecilnya kerjaanmu.
Tidak lama sejak kepergian sang mursyid, sultan jatuh sakit. Ia tidak buang air besar. Keadaan sang sultan semakin buruk. Ia tidak bisa mengeluarkan apa pun dari perutnya. Dokter-dokter tidak bisa mengeluarkan apa pun dari perutnya. Akhrinya, sang sultan teringat kata-kata sang mursyid. Ia berteriak,”Ya Tuhanku, mursyid itu benar-benar memiliki kekuatan ruhani.”

Maka dengan rendah hati sultan mengundang kembali sang mursyid ke istan. Sultan berkata,”Setelah engkau pergi, aku jatu sakit. Kau sudah menjatuhkan kutukan kepadaku.”
Sang Mursyid menukan,”Tidak, aku tidak mengutukmnu, tetapi mungkin kau menyinggung Yang Maha Memiliki diriku. Dialay yang mungkin menghendaki kedaanmu saat ini.”
Sang Mursyid melanjutkan,”Apa yang engkau berikan demi kesembuhanmu?”
Sultan mengerang,”Aku akan berikan separuh kerajaanku.”
Sembari mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, sang mursyid meletakkan tangannya di atas perut sultan yang menggelembung dan mendadak ia mengeluarkan kentut yang sangat keras, kemudian tunggang langgang ke kamar mandi. Ketika kembali, sang mursyid berkata,

“Kau lihat, betapa kecilnya nilai kerajaanmu. Setengah kerajaanmu hanya bernilai sekali kentut.”

Smoga kita smua menjadi hamba yg senantiasa bersyukur akan semua nikmat pemberianNYA. Amin
@Obrolan Sufi, R Frager, Ngopi di Pesantren THhom

To Top